<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Komentar Kasus Adelin Lis: Negara Penuh Sandiwara</title>
	<atom:link href="http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/</link>
	<description>opini-opini ndeso &#38; review buku</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 19:36:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: joni</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-60</link>
		<dc:creator>joni</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 07:27:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-60</guid>
		<description>negara yang aneh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>negara yang aneh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: vach..</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-46</link>
		<dc:creator>vach..</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Dec 2007 13:11:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-46</guid>
		<description>aah..,klo udah uang yg bermain di situ, mo MA kek KY kek ato kakek** sXpun segala urusan dbwt berblit-belit, njilimet, biz tu br pura2 sok pd sibuk ujung**nya..bebas jG to?!

tp..sbnrnya pr pnegak hkum tu ngerti gk c pa yG hrs dlakuin??
ato emg sngja X y biar kbagian peran di Mafia Peradilan??
(^-^)Tanya KnaPa??

aRi GeNE nyari OrG jujur?! bersih?!
mdh**n 4JJi mngirimnya untk mimpin negaraQ tercinta..
v(^_^)v
  (___)   PEACE. . . !!
   L   L</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aah..,klo udah uang yg bermain di situ, mo MA kek KY kek ato kakek** sXpun segala urusan dbwt berblit-belit, njilimet, biz tu br pura2 sok pd sibuk ujung**nya..bebas jG to?!</p>
<p>tp..sbnrnya pr pnegak hkum tu ngerti gk c pa yG hrs dlakuin??<br />
ato emg sngja X y biar kbagian peran di Mafia Peradilan??<br />
(^-^)Tanya KnaPa??</p>
<p>aRi GeNE nyari OrG jujur?! bersih?!<br />
mdh**n 4JJi mngirimnya untk mimpin negaraQ tercinta..<br />
v(^_^)v<br />
  (___)   PEACE. . . !!<br />
   L   L</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: diujungwaktu</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-40</link>
		<dc:creator>diujungwaktu</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Dec 2007 23:02:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-40</guid>
		<description>ini ma namanya maling teriak maling mbak....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini ma namanya maling teriak maling mbak&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Malia</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-23</link>
		<dc:creator>Malia</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Dec 2007 12:15:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-23</guid>
		<description>@Yusti
Sepakat. Tapi lucunya mahasiswa, aktivis lingkungan semua sama-sama menunjuk hidung majelis hakim saja. Setelah sudah ngga jadi mahasiswa saya baru sadar mahasiswa itu tidak terlalu pintar ya, mudah terbeli dan terarahkan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Yusti<br />
Sepakat. Tapi lucunya mahasiswa, aktivis lingkungan semua sama-sama menunjuk hidung majelis hakim saja. Setelah sudah ngga jadi mahasiswa saya baru sadar mahasiswa itu tidak terlalu pintar ya, mudah terbeli dan terarahkan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ndoloBH</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-16</link>
		<dc:creator>ndoloBH</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Nov 2007 10:07:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-16</guid>
		<description>memang para oknum2 pemain sandiwara berjudul &quot;Adelin Lis&quot; tersebut ASU semuwa!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang para oknum2 pemain sandiwara berjudul &#8220;Adelin Lis&#8221; tersebut ASU semuwa!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yusti-kaltim</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-12</link>
		<dc:creator>yusti-kaltim</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Nov 2007 07:19:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/2007/11/10/komentar-kasus-adelin-lis-negara-penuh-sandiwara/#comment-12</guid>
		<description>Semua orang tau bahwa kasus Adelin Lis bukan lagi menjadi rahasia publik, buat apa dipikirin lagi. Kalau toh keadaannya Memang sudah menjadi sedemikian komplex, sehingga yang perlu disalahkan pun seharusnya bukan hakimnya saja, tapi semuanya; dari mulai tahap pemberkasan, perkembangan hasil penyidikan, berkas dinyatakan lengkap dan akhirnya dilimpahkan ke pengadilan untuk diperiksa dan diadili. Lha, kalo dari awal berkasnya udah gak beres gimana vonisnya mau beres. Semuanya pasti tau kalau kesalahan memang sudah dari awal dan sudah menjadi incaran dari awal, karena dilihat dari nilai korupsinya yang cukup besar, tentunya kalau sampai perkara ini diputus bebas semuanya yang dari awal terlibat pun akan dapat kontribusi yang luar biasa juga. Yah, sudah seharusnya kita mulai sekarang, saat ini, detik ini belajar dari negeri China tentang betapa serius negara tersebut membarantas korupsi. Jangankan triliyunan rupiah, walikota di salah satu kota di China hanya korupsi 3juta rupiah aja pelakunya dijatuhi hukuman mati kok. Bangunlah pera penegak hukum Indonesia, kami yakin kalian hanya mati suri, nyali kalian hanya terbius oleh silau dunia belaka. Seandainya api neraka ada di depan kalian, Kami yakin kalian akan melakukan sebaik-baik penegakan hukum untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat Indonesia seutuhnya. Bravo Supreme of law</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semua orang tau bahwa kasus Adelin Lis bukan lagi menjadi rahasia publik, buat apa dipikirin lagi. Kalau toh keadaannya Memang sudah menjadi sedemikian komplex, sehingga yang perlu disalahkan pun seharusnya bukan hakimnya saja, tapi semuanya; dari mulai tahap pemberkasan, perkembangan hasil penyidikan, berkas dinyatakan lengkap dan akhirnya dilimpahkan ke pengadilan untuk diperiksa dan diadili. Lha, kalo dari awal berkasnya udah gak beres gimana vonisnya mau beres. Semuanya pasti tau kalau kesalahan memang sudah dari awal dan sudah menjadi incaran dari awal, karena dilihat dari nilai korupsinya yang cukup besar, tentunya kalau sampai perkara ini diputus bebas semuanya yang dari awal terlibat pun akan dapat kontribusi yang luar biasa juga. Yah, sudah seharusnya kita mulai sekarang, saat ini, detik ini belajar dari negeri China tentang betapa serius negara tersebut membarantas korupsi. Jangankan triliyunan rupiah, walikota di salah satu kota di China hanya korupsi 3juta rupiah aja pelakunya dijatuhi hukuman mati kok. Bangunlah pera penegak hukum Indonesia, kami yakin kalian hanya mati suri, nyali kalian hanya terbius oleh silau dunia belaka. Seandainya api neraka ada di depan kalian, Kami yakin kalian akan melakukan sebaik-baik penegakan hukum untuk memenuhi rasa keadilan masyarakat Indonesia seutuhnya. Bravo Supreme of law</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
