Arsip untuk Desember 1st, 2007

THE ANSWER: THE ENTRY TEST TO HEAVEN (MOSLEM VERSION)

Desember 1, 2007

1. Five times.

2. As taught by Prophet Mohamed.

3. No statement how many times prayers in Qur’an, it was stated in Prophet Mohamed tradition (read: Sunnah Nabi).

4. It is Moslem sacred book, revealed to Prophet Mohamed (any answer close to or advanced to this statement is correct).

5. Prophet Lot, Ishmael and Isaac (read: Nabi Lut, Ismail and Ishaq-state one of these three will be correct).

6. Prophet Hobab (read: Nabi Syuaib).

7. 10 years.

8. 950 years.

9. Yellow.

10. 19 angels.

To go back to the article, please click here.

To go back to the question, please clik here.

Review Novel “Ayat-ayat Cinta”: Another Cinderella Story?

Desember 1, 2007

Penolakan pengajuan ijin suting Film Ayat-ayat Cinta di Mesir oleh Pemerintah setempat membuat saya tergerak untuk membaca novel laris ini.

Ketika membaca bab pertama, ekspektasi saya terhadap novel ini sangat tinggi. Seting novel di Mesir dan lika-liku perkuliahan di Universitas Al Azhar bagaikan oasis di tengah padang pasir novel chic lit dengan dominasi seting kehidupan hedonis kota besar. Harapan saya, meskipun judulnya sangat melankolis, novel ini akan menggambarkan perjuangan seorang mahasiswa Indonesia dalam meraih cita-cita di Universitas Al Azhar.

Namun di bab berikutnya ekspektasi saya semakin menurun. Sang tokoh utama digambarkan sebagai mahasiswa sesuci nabi dan mengalami banyak sekali mukjizat. Yang sangat menggelikan, kisah 25 rasul dianalogikan secara telanjang dalam kehidupan sang tokoh utama. Baca entri selengkapnya »

Review Buku: Bank Kaum Miskin

Desember 1, 2007

Diterbitkan oleh Margin Kiri, buku ini bercerita tentang Muhammad Yunus, pendiri Grameen Bank di Bangladesh sekaligus pemenang Nobel Perdamaian 2006.

Yunus mengubah pakem bank di dunia tentang collateral sebagai syarat kredit bank. Grameen Bank memungkinkan orang miskin papa yang tidak bankable dari kaca mata bank konvensional menjadi layak untuk menjadi debitur sekaligus menjadi pemilik Grameen Bank.

Tidak seperti bank lain, Grameen Bank membatasi nasabah dan debiturnya kepada para perempuan. Penelitian Yunus menunjukkan ketika seorang ibu dari keluarga miskin mulai memperoleh pendapatan, impian keberhasilannya selalu terpusat di sekitar anak-anaknya. Prioritas kedua adalah rumah tangganya. Sebaliknya laki-laki memiliki prioritas yang berbeda. Ketika seorang bapak dari kelaurga miskin memperoleh pendapatan lebih, dia lebih memusatkan perhatiannya kepada dirinya sendiri. Karenanya Yunus meyakini uang yang masuk ke rumah tangga melalui perempuan lebih bermanfaar bagi keluarga secara keseluruhan. Baca entri selengkapnya »