<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: SEMOGA PANJANG UMUR DAN MENJADI ANAK SOLEH</title>
	<atom:link href="http://maliablog.wordpress.com/2008/07/20/semoga-panjang-umur-dan-menjadi-anak-soleh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maliablog.wordpress.com/2008/07/20/semoga-panjang-umur-dan-menjadi-anak-soleh/</link>
	<description>opini-opini ndeso &#38; review buku</description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 19:36:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Cah Fisik Loro Bbs</title>
		<link>http://maliablog.wordpress.com/2008/07/20/semoga-panjang-umur-dan-menjadi-anak-soleh/#comment-158</link>
		<dc:creator>Cah Fisik Loro Bbs</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Oct 2008 08:56:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://maliablog.wordpress.com/?p=35#comment-158</guid>
		<description>paragraf 1 s/d 4 sebenarnya hanya merupakan kesalahan biasa yang bertitik tolak pada penggunaan etimologi bahasa dan frasa yang berujung pada pensalahtafsiran maksud dan tujuan dari suatu pengucapan mapun penulisan, dan itupun masih sangat bergantung pada tingkat kaji pelaku komunikasi dua arah. paragaraf terakhir sifatnya masih kondisional dan absurd.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>paragraf 1 s/d 4 sebenarnya hanya merupakan kesalahan biasa yang bertitik tolak pada penggunaan etimologi bahasa dan frasa yang berujung pada pensalahtafsiran maksud dan tujuan dari suatu pengucapan mapun penulisan, dan itupun masih sangat bergantung pada tingkat kaji pelaku komunikasi dua arah. paragaraf terakhir sifatnya masih kondisional dan absurd.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
