Arsip untuk 'Artikel Populer'Kategori

TIDAK ADA YANG GRATIS DI DUNIA INI

Desember 12, 2007

Globalisasi yang melanda dunia menjadikan kita begitu dekat dengan prinsip ekonomi kapitalisme. Tanpa terasa kita mengukur hampir segala sesuatu dengan prinsip seorang kapitalis. Untung dan rugi selalu menjadi parameter dalam mengambil keputusan apa pun. Orang-orang yang bergelut dalam bidang keuangan menyebutnya sebagai risk and return. Kita selalu berprinsip bagaimana membayar yang sesedikit mungkin untuk mendapatkan hasil yang semaksimal mungkin. Hasil menjadi acuan tak peduli bagaimana cara mendapatkannya.

Kesuksesan dan kejahatan tidaklah gratis

Sejak dini kita sudah dikenalkan dengan prinsip ekonomi pay less to get more. Ketika masih sekolah, jika seorang yang rajin belajar mendapatkan nilai yang bagus kita menyebutnya “wajar saja dia sudah belajar”. Tapi kita cenderung memuji, “hebat kamu ngga belajar saja lulus”, mengabaikan bagaimana cara dia lulus.

Tapi sesungguhnya tidak ada yang gratis di dunia ini. Dalam bukunya The 7 Habits of Highly Effective People, Covey mengatakan tidak ada jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu karena kita selalu menuai apa yang kita tabur. Kesuksean tidaklah gratis. Ada harga yang harus dibayar dan proses yang diikuti untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Ketika melihat beberapa penyanyi, kita cenderung mencemooh keberhasilan mereka hanya karena keberuntungan saja. Agnes Monica misalnya, banyak orang berpendapat kesuksesannya lebih karena keberuntungannya pernah menajdi penyanyi cilik. Tapi sedikit orang yang tahu untuk menjaga suaranya saja, dia melakukan diet ketat yang sangat konsisten. Baca entri selengkapnya »

Berapa Manfaat Pensiun Para Karyawan di Indonesia?

November 11, 2007

Minggu ini saya memutuskan untuk menjadi nasabah Dana Pensiun Prudential, produk investasi dengan proteksi asuransi. Sejujurnya saya malas berpikir tentang pensiun. Saya pikir setiap orang seharusnya tidak hidup terlalu lama sehingga tidak perlu menjadi tua renta dan sakit-sakitan. Namun mengingat rata-rata hidup orang Indonesia cukup tinggi (70 tahun untuk perempuan dan 65 tahun untuk laki-laki) saya perlu juga bersiap-siap seandainya saya berumur panjang.

Karena bekerja sebagai bangsawan (baca: bangsa karyawan), sebelum bergabung dengan Prudential, iseng saya mencari tau berapa manfaat pensiun saya nantinya. Secara umum di Indonesia, manfaat pensiun yang akan diterima pegawai adalah mengikuti rumus berikut: Baca entri selengkapnya »

DOs and DONTs untuk Calon Pemegang Kartu Kredit

November 11, 2007

Berlomba-lombanya tiap bank memasuki bisnis kartu kredit menjadikan kartu kredit saat ini begitu mudah didapat. Di mall, ITC, tempat-tempat makan sampai di pinggir jalan sering kali kita dicegat salesman/girl yang menawarkan berbagai macam kartu kredit dengan segala hadiah dan fasilitasnya. 

Kondisi ini diperparah dengan kemampuan salesman/girl yang hanya mengejar target aplikasi hingga menyebabkan banyak hutang kartu kredit menjadi macet karena kekurangkredibelan si pemegang kartu kredit.

Bagi calon pemegang kartu kredit, yang harus dilakukan adalah mengukur diri sendiri. Mampukah Anda membayar tagihan belanja kartu kredit di bulan depan? Jika mampu, maka pilihlah kartu kredit yang sesuai dengan kondisi Anda. Baca entri selengkapnya »

AGAMA KTP

Oktober 6, 2007

Sebagai negara yang berketuhanan Yang Maha Esa, negara kita mewajibkan tiap orang memilih satu agama. Beberapa warga negara yang menganut agama yang tidak terdaftar bahkan diharuskan memilih salah satu agama yang ada dan dicantumkan dalam KTP. Dari awal sekali di sekolah kita terbiasa mengidentifikasikan seseorang dengan agamanya. Ketika berkenalan, sangat terbiasa bagi kita untuk bertanya, “Apa agamamu? Kamu ke mesjid? Ke gereja?” Kita bahkan tidak siap untuk mendengar seseorang mengatakan tidak beragama.

Dalam kehidupan sehari-hari kita menemukan bahwa agama tidak berbanding lurus dengan karakter kita. Bahkan kita temui atas nama agama, kita memburu orang-orang Ahmadiah. Atas nama agama, FPI merusak warung-warung makan yang buka pada Bulan Ramadhan. Seorang guru agama memperkosa muridnya. Mungkin kita bisa mengatakan, “Itu kan oknum, tidak bisa disimpulkan bahwa agama tidak mencerminkan tingkah laku.” Kalau begitu bagaimana dengan fakta bahwa negara kita adalah negara terkorup di dunia? Bisa dipastikan bahwa semua koruptor di Indonesia adalah orang beragama. Baca entri selengkapnya »

Ramadhan sebagai Bulan Trening

Oktober 3, 2007

Ramadan telah tiba. Antusiasme dan perhatian dengan sendirinya beralih untuk menyambut dan menikmati bulan yang penuh berkah ini. Jadwal aktivitas hingga tayangan tv menyambut bulan ini dengan gegap gempita. Jam-jam masuk dan pulang kantor mulai dimajukan. Stasiun televisi berlomba-lomba menawarkan tayangan religius untuk memeriahkan bulan Ramadan. Puasa yang dimaksudkan untuk dapat merasakan penderitaan kaum duafa yang tidak selalu bisa merasa kenyang justru dijadikan momentum untuk menikmati segala jenis makanan saat berbuka dan bersaur. Begitu gempitanya kegiatan menyambut Ramadan ini sehingga banyak pihak yang melihat kegiatan sekitar Ramadan semakin terperangkap dalam selebrasi ibadah.

Keimanan manusia selalu naik turun. Naik turunnya iman adalah wajar mengingat manusia tercipta dengan sifat korup yang sangat nyata. Namun demikian manusia mempunyai kemampuan untuk mencapi keimanan tertinggi. Untuk mengurangi ketidakstabilan tingkat iman, diperlukan pelatihan yang memungkinkan seseorang meningkatkan kualitas imannya. Bulan Ramadan tidak lain merupakan masa trening bagi umat muslim untuk mengembalikan dan menambah tingkat imannya. Dengan indahnya Islam menetapkan satu bulan tertentu dalam setahun di mana seorang muslim diwajibkan untuk melatih dan menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya sehingga siap menghadapi tahun berikutnya. Baca entri selengkapnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.