Arsip untuk 'Film Review'Kategori

Film Review: The Curious Case of Benjamin Button

Februari 20, 2009

I was very curious about The Benjamin Button’ trailer but little bit reluctant to watch since the idea of born old is however against the natural law. As you can guess, the movie told us about the man who was born old and instead of growing older, he grew younger.  But after watching the movie I really want to share a comment here.

Supported by A-list Hollywood movie star such as Brad Pitt and Cate Blanchett, the film challenge was how to picture Benjamin Button in almost every life stage; very elderly, older, mature, young, teenager and boy. Thank goodness the director didn’t have an idea to put Brad Pitt to cast Benjamin Button for every age (I was so sick watching Eddie Murphie act as every role in his many movies that I can’t remember). Baca entri selengkapnya »

Review Buku / DVD “The Secret”: Teman Beresolusi di Tahun 2008

Januari 2, 2008

Beberapa pembaca Amerika di amazon.com mengomentari bahwa “The Secret” tidak membahas rahasia (secret) sama sekali. Sepengetahuan saya, Ibnu Sina dalam Treatise on Love menyebut apa yang dibahas “The Secret” sebagai “simpati”. Ahli fisika kita, Yohanes Surya, mengarang buku sejenis dan menyebutnya sebagai “mestakung, semesta mendukung”. Namun mengingat buku-buku ini tidak membahas tema ini dengan lebih sederhana, menurut saya The Secret pantas menyandang judulnya.

The Secret bercerita tentang The Law of Attraction, Hukum Tarik Menarik. Segala yang datang ke dalam hidup kita ditarik oleh kita sendiri. Dan segala sesuatu itu tertarik pada kita karena pencitraan yang kita lakukan dalam pikiran kita. Di dalam diri kita terdapat sebuah magnet yang lebih kuat dari segala sesuatu yang ada di dunia, yang terpancarkan melalui pikiran-pikiran kita. Karena bersifat magnetis pikiran memiliki frekuensi dan selama kita berpikir, pikiran-pikiran ini dikirim ke alam semesta.

Seperti hukum alam yang lain, hukum tarik menarik bersifat konsisten. Ketika kita memikirkan hal-hal yang kita inginkan dan kita fokuskan semua niat kita kepadanya, hukum tarik menarik akan memberikan persis seperti apa yang kita inginkan. Sayangnya, ketika kita fokus pada hal-hal yang tidak kita inginkan, hukum tarik menarik tidak mendengar bahwa kita tidak menginginkannya. Hukum ini tidak membedakan apa yang kita inginkan dan apa yang tidak kita inginkan. Ketika kita fokus pada sesuatu meskipun kita tidak menginnginkannya, kita sebenarnya sedang memanggil sesuatu itu untuk menjadi kenyataan. Baca entri selengkapnya »

Review film “Get Married”

Oktober 24, 2007

Get Married dibuka dengan suara narator yang menceritakan kisah masa kecil dan cita-cita 4 tokoh utama yaitu Mae (Nirina Zubir), Guntoro (Desta Club Eighties), Eman (Aming) dan Beni (Agus Ringgo). Tadinya saya khawatir film ini akan terjebak mengikuti film “Jomblo” yang sepanjang film selalu diselingi narator. Namun untungnya suara narator hanya di pembukaan film.

Film ini bercerita tentang Mae, sarjana sekretaris yang masih menganggur dan tetap bercita-cita menjadi polisi wanita. Tiap hari dia menghabiskan waktu dengan 3 temannya yang juga masih menganggur dengan segala permasalahan sarjana pengangguran di Indonesia. Menurut saya seharusnya ada lebih banyak satire yang bisa ditonjolkan di sini, misalnya sistem pendidikan kita, perekrutan pegawai di perusahaan dan banyak lagi satire pencari kerja tanpa harus kehilangan sense of humor sebagai film komedi. Baca entri selengkapnya »